note
February 19th, 2009 by cak-likUntuk Dikenang , kalo ini pengalamanku sendiri yg dimuat di Majalah Globe Asia (Volume 3,Number 2 ,February 2009)
http://cak-lik.blog.friendster.com/files/globeasia1.jpg
Untuk Dikenang , kalo ini pengalamanku sendiri yg dimuat di Majalah Globe Asia (Volume 3,Number 2 ,February 2009)
http://cak-lik.blog.friendster.com/files/globeasia1.jpg
Berjanjilah pada masa, semua orang juga mau memanfaatkan setiap detik waktunya untuk segala sesuatu yg bermanfaat, tapi apakah orang itu bisa selalu mewujudkannya?. Alur hidup pun selalu ditata ulang pada setiap kesempatan , ya dengan membenahi subtarget dalam hidup kita, tapi apa ya bukti nya kalau kita berhasil mencapainya? Dari sisi mana kita memandangnya? Karena setiap keberhasilan yg kita dapatkan , bagiku selalu ada efek negatifnya untukku sendiri. Merenung disetiap waktu senggang pun tidak akan pernah membuatku berpikir positif dan menghasilkan karya spektakuler untuk diceritakan, menilai diri sendiri memang PR terberat, tapi kalau kita tidak sadar akan diri kita sendiri bagaimana bisa maju, klasik memang didengarnya , tapi tetap saja susah mendiskripsikan dengan benar. Kebersamaan mungkin akan sedikit membiaskan beban pikiran yg menggerogoti kepercayaan dan keyakinan diri kita sendiri akan potensi pribadi.
Egois rasanya kalau setiap detik yang ada hanya untuk semua target dan keinginan yg mau aq wujudkan, seakan hidup kita berawal dari kesendirian dan akan diakhiri dengan kesendirian juga, Lupa akan status makhluk sosialnya kah diriku? Terus piye Enyak Babe ku , mereka khan yg memproduksi aq.
Dulu waktu dapat penawaran ke papua rasanya enak banget bilang “Siap pak , saya mau” karena pikiran pertama yang melintas adalah serunya berjelajah dan bertraveling di alam rimba yang eksotik . ketemu sama segala binatang yg bener2 liar (sama sekali nggak sama kalo lihat di taman safari) , pohon yg beraneka ragam nan asrinya (lebih wah dibandingkan pohon di taman raya bogor) , masyarakat yg ada didalamnya pun unik2 dengan budaya yg mempesona , kata mempesona ini bisa aq jelaskan sekarang , dulu waktu pelajaran sejarah , saat ibu guru menjelaskan tentang alat2 manusia purba yg begitu sederhana , yg berupa batu dan tulang untuk perkakas rumah tangga , nah sekarang disini aq melihat banyak sekali alat yg serupa masih dipergunakan , betapa mereka masih mempertahankan budaya nenek moyang mereka , dan aq masih bisa melihat mereka menggunakannya (inilah yg mempesona bagiku) , mereka punya ketelitian mantap dalam setiap pekerjaan , tidak banyak kecerobohan dan tidak banyak efek negative yg ditimbulkan dialam . semua pengalaman itu terjadi semua padaku , bahagia rasanya bisa merasakan pengalaman yg mengagumkan , tidak bisa dinilai dengan mengacungkan 2 jempol tangan kita , apa lagi kalo suruh jalan dengan biaya sendiri , nggak nyucuk kaleee….. , semua itu aq dapatkan karena aq menerima pekerjaan didaerah ini. Saking senengnya menjelajah pelosok papua , sampe lupa cuti pulang , lebaran pun ikutan lebaran di rumah orang , bukan dirumah sendiri sama handai toulan dan keluarga . dulunya sich masih mikir gini (gak papa dech sekali ini nggak pulang lebaran) eh kok malah keterusan , malah bisa cari alasan lagi sekarang , yg harga tiket mahal lah , ada pekerjaan lah , dan lain sebagainya … padahal itu cuman akal2an aja kaleee… , aslinya sich pingin sesuatu hal yg baru (gimana rasanya kalo lebaran gak pulang , lebaran bareng sama orang yg sama sekali kita nggak kenal , lebaran cari makan dirumah orang) , sampe liburan akhir tahun kemaren pun bisa ambil cuti panjang banget , aq juga nggak pulang kampung , wah beneran dah cinta papua atau emang udah diusir dari rumah sampe nggak berani pulang nih.
Cuek bebek selalu dengan semua singgungan dan gossip orang , sampe kemaren dayax (nama panggilan kakak ku) denger tetangga bilang “kasihan ya de pik ,anaknya kerja jauh , lebaran gak pulang , liburan panjang juga gak pulang” , buset dah , untuk yg satu ini rasanya menohok banget di hatiku … langsung intropeksi diri boleh donk . point pertama : egois banget aq , disini aq mengejar semua ambisi nafsu muda ku tentang semua pengalaman hidup , tapi kok nggak seimbang dengan kebutuhan keluarga akan kebersamaan . point kedua : perjuangan ini sudah sukses , namun pincang oleh kehangatan rumah . point ketiga : puncak mana lagi yg masih menyilaukan matamu nak , hingga kau terus mendakitanpa berpikir orang yg berdoa akan keselamatanmu saat melepaskan kepergianmu . sesak hingga relung dada saat semua kenyataan itu timbul , bagaimana sungguh kangennya mama dirumah sana pada diriku, atau sedikit cemburu akan keadaan keluarga lainnya yg bisa berkumpul lengkap , maklum dech halitu dirasa seorang ibu , I am sorry mom, nanti pada waktunya aq akan selalu dekat denganmu (bukan hanya sekedar jiwa ,namun ragaku juga) , coming soon …….
Dan akhirnya “Gunakan Pikiran itu untuk melihat dan Hati untuk merasa” *njiplak kata2 dari pak Mario Teguh
Marhaban ya ramadhan ,selamat datang ramadhan .
Indah dan nikmatnya ramadhan , puasa bukan sebuah kedok untuk kita mengurangi aktifitas dan rutinitas , selamat anda masuk kedalam zona kenyamanan puasa.
What ever dengan semua kata kata diatas,yuk melihat putaran pertama dari puasa kita kali ini, tugas luar kota mungkin hal yg biasa untuk menjadi kegiatan disetiap pekerjaanku, sama dengan awal puasa ini, kebayang dech perjalananku yg akan kutempuh dengan load pekerjaan yg lumayan membuat orang deidrasi “bissmillahitawakaltu lillahita’ala” membuat langkahku ringan sekali menjawab “ya” permintaan dari bos ku untuk menyelesaikan beberapa job list di white board nya.hari petama puasa aq lalui dengan menunggu kapal kayu yg akan membawaku kewasior, saur kedua pun aq tembus dengan meminum sebotol teh kotak saja, karena aq memang tidak membungkus nasi saur(takut basi ntar nasinya) tapi cukup bagiku untuk tetap menjalankan puasa yg setengah harinya hanya kulalui diatas kapal. Walaupun aq tidak pertama kalinya kekota wasior (aq kekota ini sekitar 3 th yg lalu) jadi banyak sekali warung makan yg telah pindah lokasi berjualan ataupun menutup warungnya , dengan sangat terpaksan 2 kali buka puasa dan saur aq lakukan dengan menu yg sama (buka puasa dengan bakso,setelah sholat tarawih, dan saur dengan nasi goreng yg aq bungkus malam harinya) cukup bagiku untuk melakukan segala aktifitasku seharian. cuman kita nulis kali ini lik, bukan untuk kegiatan awal puasamu itu, tapi untuk menelaah kultum sholat trawih tadi dimasjid , ustad bilang “manusia itu tempat lupa dan khilaf , namun masih bisa bertaubat dan memperbaiki kesalahannya itu” tolong digaris bawahi untuk “ …. Memperbaiki kesalahan itu” langsung menohok kedalam diriku, kali itu aq nggak langsung kepikiran dosa penah bo’ongin bos , nonton BF , apa ngomongin kejelekan orang lain yg pernah aq lakuin. Cuman aq langsung mikir kebelakang , semua yg pernah aq lakuin ini dasarnya cita cita dalam tujuan hidupku. Aq pernah menggantungkan semua cita citaku diujung langit sana, dengan segala konsep hidup yg aq persiapkan, 4 tahun setelah lulus STM termasuk waktu yg lama untukku melakukan semua keinginan individu terutama dalam materi, saatnya untuk merenovasi panggung hidupku. Kiblat telah aq perjelas dan cetak blue print untuk merenda red carpet ku sendiri menuju kesana. Saat nya mengumpulkan semua tenaga dan tekat mencapai kesuksesan itu. “Saat Jin diusir dari surga karena tidak mau besujud pada adam , jin berdoa pada Allah : Ya Allah panjangkan umurku sehingga aq bisa menggoda dan mencari pengikut dari anak anak adam untuk menjadi temanku dijahanam nanti, dan permintaan itu dikabulkan Allah , sedangkan saat adam diusir dari jannah adam hanya memohon dan meminta pengampunan Allah atas khilafnya” bangun lik, bangun …. , kamu ini anak adam khan, jadi ubah lah doamu selama ini yg meminta panjang umur secara harfiah supaya kamu bisa mengeruk materi yg berlimpah dan menggunung untukmu , sekarang saatnya lik untuk meminta pada Allah untuk mencukupkan umurmu dalam keadaan khusnul khotimah , meninggalkan dunia dalam jihad dunia modern ini. Hidup dengan penuh rasa malu dan pengawasan Allah dan teguran dari makhluknya, maka “Berilah hambamu ini keberkahan dalam hidup” walau hamba masih malu meminta permohonan itu , maka tuntunlah hamba ini ke tujuan itu ya Allah. Terlalu banyak rejeki dariMu yg belum elik syukuri ya Allah, bahkan elik belum sepenuhnya menyadari bahwa waktu dariMulah waktu yg paling tepat, bukanlah main plain dengan flowchart matang yg telah hamba susun. Jenjang sekolah lanjutan yg hamba tempuh telah usai, semua diluar dugaan dari apa yg elik perkirakan, thank’s very much Allah. hamba hanyalah manusia biasa yg hanya kehausan akan cita cita , mudah2an hambamu bisa melanjutkan kuliah diterapan ilmu yg lain, dan dekatkanlah jodoh rejeki hambamu ini, jelaskanlah apakah rezeki ini berada ditimur sini atau dimata angin yg berbeda.
Ya Allah telah ku bangun atap hidupku dengan cita cita , maka terangkanlah dan jelaskanlah Dien yg telah Kau tetapkan pada hamba, amien.
Malam 7 ramadhan, kampung wasior wondama
Mutu ….. alias muka tua …
Ibu2 yg aq kenal : “mas masih single khan , teller yg
disana itu masih single lho”
Elik : “ pasti lebih tua dari saya umurnya bu?”
Ibu2 yg aq kenal : “mas rully umurnya 28 khan , mba itu
masih 25 lho , buruan mas , ntar aq kenalin dech”
Elik : (& #(*^$&*)^@(*$#^(*
….. “fyuh …. “
Ibu2 yg aq kenal : “kenapa mas?” bingung lihat wajahku yg
semakin ganteng ( walah salah nih .. maksudnya tambah kusut )
Elik : “nggak bu , sa ini !” nggak berani ngomong panjang
sambil nyodorin KTP
Ibu2 yg aq kenal : “hihihihihihi ….. masih brondong tho?”
Elik : buset nih ibu … gw dibilang brondong … padahal gw
khan pop corn … “katanya 28 kok dibilang brondong?”
Ibu2 yg aq kenal : “nih tulisannya 21 Nopember 1985 ,
beneran khan ini?”
Elik : “ ya iyalah bu …”
Ibu2 yg aq kenal : “iya ya secara mulan jamila ya bukan
mulan jamidong”
Elik : “itu sudah …” buset nih ibu walau dah berumur gaul
amat ya
Intinya …. Kenapa kok aq semakin boros muka ya …. Emang gitu
, tambah tua ya ?
Jujur aja friends … *tapi kalo bo’ong dikit rasanya lebih
menentramkan , ntar kasihan sodara kembarku ( tuh brad pitt ) kalo aq dibilang
tua , dia dibilang apa donk nanti? Jadi inget dulu pertama kali turun Gunung dari
padepokan moklet malang , ke customer dibilang masih anak2 , eh sekarang
upgradenya cepet banget sampe dibilang tua .
Disurvey opo disensus wae wes …. Factor apa saja yg
menyebabkan cak_lik tampak lebih dewasa?
*sih diatas dibilang tua kok pake bahasa dewasa skr, gpp
wes ben lebih alus
Cukup wes , lek dilanjut malah nggak ada yg khilaf lagi
memandangku ganteng … kenapa harus khilaf , ben ndang oleh ojob je … ..
“Hore , anak kepala suku dateng diacara nikah gw nanti …”
Waks , kepala suku mana yg sudah mengangkatku jadi anak? Kalo
warisan Gunung yg disono sich udah pasti punya gw nantinya , cumin gw khan
belom melakukan upacara adat pengangkatan anak,
Sadar kok aq klo udah ampir sama dengan orang pribumi , kok
malah mengakui gini gw klo dah mirip , nggak ding gw tetep javanies yg imut (
item mutlak ). Ditambah lagi tambah bulet karena kantong perut gw makin maju
tak bisa ditahan, biar bisa rata lagi nih perut kayaknya pake stagen aja dech
.. nggak usah fitness , yg penting alatnya khan dah punya , jadi fitnesnya dah
diwakili ama nyamuk2 yg hinggap disana.
Yaaah , satu lagi sobat gw yg akan mengakhiri masa (jalangnya
*coret or dibusek) seng bener kuwi
lajang deng , saking besarnya tuh acara … sampe ngundang aq yg jauh dipedalam
sini (sekali lagi dibesar2kan nih , orang masih bisa ngenet gini kok dibilang
lagi di hutan belantra tak bertuan) , nggak nyangka waktu begitu cepat berlalu
, kenapa aq masih seperti ini ya? Apakah aq termasuk orang merugi dengan waktu
, orang lain melewati waktunya dengan enjoying berkendara Ferrari si kuda
jingkrak , eh aq-nya masih nyante pake kuda lumping , yg notabene kendaraan
tercepat setelah bekicot (klo nggak tau bekicot ya siput dah , masih nggak tau
juga siput ? keong lah , sama kok artinya) temen2 gw dah pada ada yg pada punya
anak , ada yg udah punya gelar lain setelah lulus dari institut eSTehManis (STM)
aq masih bangga hanya cukup itu doank (klo boleh curhat , keren nggak sich
cowok curhat …. Ato kata2 curhatnya diubah aja dech dengan kata2 pencurahan
hati gimana? Sama aja ya?) bukannya gw
nggak mau kuliah , cuman bagaimana bisnis ini begitu membatasi waktu untuk
berkuliah , cieh padahal status masih kuli kok ngaku pebisnis,sekali lagi blom
ada program ext di jayapura dikampung ku saat ini, hiyaaaa nasib ku yg malang
namun menyenangkan (iki wong edan tenan , malang kok menyenangkan).
Buthek wes lek mikir masalah waktu dan jaman , note liyane
wae wes . Kemarin Mas T , melanjutkan perjuangan di kota Manado dank (kok
kemarin sich , udah semingguan yg lalu dink) dan hasil-nya tidak begitu
menguntungkan bagi liga bayangkara (main PES2008) karena juru kunci tersandang
rapat dan bisa2 mendarah daging pada diriku, kok gak iso ngalahno fajar ambek
bli yo aq (sak mentok2 e sampe pinalti wae yo mesti jek kalah) kurang sajen
bek-e aq. Ben wes seng penting enjoy setiap malam .
Sek sek , iki perbincangan menarik (dikutip dari chating) ,
karena biaya pesawat yg sudah membumbung tinggi hingga ke tariff 2,8 jt sekali
jalan ke jawa, ini blom puncak traffic udara , bisa strss mikir tuh biaya mudik
, eh ada anak yg menyarankan naik gethek pulang ke jawa , bocah gemblung , ben
dijanjikan masuk MURI pun aq emoh numpak gethek menempuh lautan dari papua ke
jawa , nekat sich nekat cuman maaf kan aq , nyaliku tak sebesar itu , aq masih
ingin melepas keperjakaanku dengan barakah , hihihihi ……
Wes ah , siap2 alat perang untuk dibawa ke timika besok…..
Nulisnya , sambil makan malam , didepan PC IP 129.47.62.100
, setelah menulis secarik kertas ucapan selamat B’day ke Dhona yg akan ultah
tgl 18 besok .
Happy new year !! , hi friends , piye kabare kabeh? Tahun baru semangat baru , jadi inget kata2 bijak didalam keadaan apapun jika kita hadapi dengan semangat maka problem yg muncul itu akan indah untuk dilalui. Olrait temans, kali ini gw mau cerita perjalanan akhir tahun gw muncul dibeberapa latlong papua. Dimulai dengan kota awal , yaitu wamena (9 dec 07) lembah terkeramat di papua ini untuk ke3 kalinya dalam 3 th ini gw injak tektur tanahnya dan gw hirup basah embun pagi nya, 3 hari di wamena rasanya cukup untuk melampiaskan hobby tidak mandi gw , meski dapet hotel di sana , tetep aja gw mandi sekali doank dalam 3 hari itu , itupun di siang bolong jam 12 tepat dengan air hangat , soalnya bulan december gini khan musim dingin mulai tinggi2 nya , jadi angin yg bertiup disono itu brrrr… dingin banget coy , tapi ikhlas kok gw gak mandi (ikhlas apa doyan) biar gak kena flu tulang (flu nya paman*tulang) . dikedatangan gw kali ini beruntung banget dapet sejarah dan kebiasaan kota ini lebih lengkap lagi ,point pertama ternyata lembah baliem ini hanya mempunyai satu arah angin/ angin hanya berhembus dari arah utara ke selatan saja , dan sampai saat ini angin itu nggak pernah belok menjadi timur ke barat , selatan ke timur , atau barat ke timur , but always north to south , jadi bisa dibayangkan kalo pesawat landing sudah pasti arahnya dari selatan ke utara , dan pasti juga kalo kita melihat awan tebal/mendung di selatan kota maka kota kecil kemungkinan untuk hujan , namun apabila mendung ada di utara maka sudah pasti kota akan hujan , tinggal tunggu jam nya saja. Hal kedua yg menarik gw adalah wamena itu swis nya Indonesia , gak percaya loe , sejauh apapaun loe memandang, hamparan pegunungan akan menjadi sajian utama mata kita , gunungnya itu gw rasa kayak di discovery , hutan sabana hijau , yg dimana hijaunya itu berselimut kabut ataupun awan tipis karena ketinggiannya yg rata2 diatas 2000 m dari permukaan air asin/laut. Dan yg gak kalah serunya ternyata disana ada daerah yg sengaja dibentuk mirip banget sama dengan swis , orang mana yg buat tempat wisata itu ? , hmm , tebak coba , orang jerman ternyata yg punya , hihihi . di villa itu rata2 yg menginap adalah kebo bule, dengan rate minazubillah tiap malamnya, tapi bagi backpackers ada kok tempat buat campingnya , nggak cuman itu tracking walk nya juga dah dibuatkan , katanya semirip mungkin dengan swis sich , tapi mene ketehek, gw khan blom pernah ke swis , gw dah lihat villanya , mantep endang bambang .. mak nyus memang view nya.cuman gw gak lama2 disana cuman menengok sebentar , tapi rasa penasaran bisa jalan di tracking walk nya sama camp disana itu yg buat penasaran samape sekarang, mudah2an kesampean suatu saat nanti,amien. Next trip adalah Sarmi (15 dec 07) atau Bulek Sarmi (nggak ngerti gw kenapa dikasih nama bulek sarmi sama cindul) gak papa lah biar lebih familiar mungkin ya, diawali oleh pencarian tiket pesawat twin-otter, minta Bantu temen2 merpati infonya masih ada seat buat gw, suruh ke bandara jam 11 , karena yg butuh banget adalah gw , jam 11 kurang 10 menit pun gw dah ready di bandara , sampe dicounter cek in , gw disodorin boarding pass, gw lihat jadwal keberangkatan adalah 13.20, masih aman , bisa sarapan nebeng makan siang , tapi apa dikata , pilotnya ngajak gw boarding , langsunglah gw ke pesawat bareng pilotnya, nggak beberapa lama penumpang lain diboardingkan juga, sempet gw tanyain tuh pilot kenapa direscedule lebih awal , jawabnya “penumpang terakhir khan dah ada, dah penuh , ya jalan aja , soalnya sy sore harus kejar pesawat ke Jakarta” buset juga nih pilot kayak sopir angkot aja , udah nge’tem , penuh , cabut pir . jadi pesawat berbaling2 dua itu menyebutkan jatidirinya sebagai angkot papua , gak pake tiket , dapet penumpang terakhir , and langsung takeoff . seharusnya gw nawarin diri jadi kenek nya kalik ya , lumayan buat sampingan job.hehehe. dikota bulek Sarmi gw gak dapet penginapan, dan hasilnya gw nginep di shelter indosat , lumayan lah 3 hari tidur dishelter and nggak mandi again.perjuangan nggak sampe situ aja , karena untuk bisa kembali ke jayapura gw harus nongkrongin bandara tiap hari dari pagi ampe sore, and wal hasil setelah 2 hari baru dech dapet seat di pesawat , itupun karena orang yg seharusnya naik pesawat telat , san pesawat dah landing di landasan pacu , jadi tiketnya diberikan ke gw, suatu keberuntungan , dan perlu diketahui , dibandara ini , kalau pesawat tiba , dia tidak pernah berhenti lebih dari 15 menit , karena di bandara ini baling2 atau mesin tidak dapat dimatikan , katanya sich kalo dimatikan , dan waktu start engine problem gak bisa berputar maka matilah kita , pesawat tidak bisa terbang karena tidak ada alat cash batteray untuk on-kan engine pesawat, jadi pasti kao pesawat tiba , rutinitas yg dikerjakan adalah pesawat parkir dekat waiting room , penumpang dr atas pesawat turun , dengan menundukkan kepala , jalan cepat ke ruang tunggu bandara , barang diturunkan dan digantikan dengan menaikkan barang penumpang baru , baru penumpang baru segera disuruh naik ke pesawat , ada yg jalan cepat, ada yg lari , setelah masuk semua , langsung take off , jadi nggak beda jauh ama metromini yg mampir dihalte bus , cuman berhenti bentar .. cari penumpang .. trus lanjut, tarik pir!!.perjalanan ke 3 adalah Teminabuan (19 dec 07) kota di selatan Sorong , diawal perjalanan gw dah ditinggal ama pesawat , buset gw kira gw kesiangan , ternyata ada 10 orang yg menemaniku , berate kesalahan ada dimaskapai penerbangan , kenapa ninggal kita2 semua , tapi dengan berjuang keras merayu temen2 merpati akhirnya gw berhasil terbang ke sorong , sampe disorong sore hari , lanjut cari mobil ke teminabuan , dapet mobil , sampe disepertiga jalan , karena 2 hari kota sudah diguyur hujan , hasilnya adalah jalan terputus , balik lagi gw ke kota sorong , buat cari alternative perjalanan ke teminabuan , infonya ada kapal akan ke teminabuan 20 dec sore hari , hmmm lebaran idul adha ke 2 diatas kapal , rasa rindu itu muncul dengan sendirinya , rasa ingin berkumpul dengan keluarga , rasa ingin bersolat ied bersama ditanah lapang , yah rasa masa lalu yg indah itu , eniwei gw sekarang ada di kapal ini , lha kok malah ternyata gw nggak dapet kamar buat disewa , akhirnya hanya bisa kumpul bareng pace mace (bapak ibu) sama cucu anak mereka semua , soalnya khan dah mau natal , jadi mungkin mereka semua pada mau mudik kalik ye , jadi perjalanan ini dilalui dengan ngobrol sama mereka , dengan segelintir MOB (guyonan dari papua) suasana jadi terasa lumer kekeluargaannya , sampe ada satu pengacau datang , mana mabuk lagi tuh orang , buset orang nggak tau tempat buat mabuk , sampe ada nenek2 nyeletuk “ anak ko ini bodok sampe , seperti baru tau minum saja , hari hari su mabuk jadi , tra tau tempat buat mabuk kah?” hehehehe , gw yg ngedenger senyum2 sendiri , berarti emang mabuk itu sudah jadi budaya papua ya kelihatannya, tidur pun gak bisa di kapal itu , gw aja dapet tempat di pinggiran deck untuk nyelonjorin kaki , tidur disitu juga dech , kayak ikan pindang dijual di pasar , bareng orang papua pula , hihihi , new moment buat gw. Sampe di teminabuan kali ini kita emang sengaja nggak cari penginapan , kita niatin buat tidur di shelter karena kalo dihitung2 percuma sewa hotel karena dilihat jadwal yg kita buat sama sekali nggak ada kepentingan tidur dihotel , jadi daripada percuma bayar hotel mending nggak usah sewa sekalian.karena nggak ke hotel kita nginep di rumah kepala TVRI Teminabuan , karena didaerah ini nggak ada yg namanya PDAM kita pun susah dapet air , jadi hanya mengandalkan air hujan , untuk mandi gw lebih milih mandi di kali .. hahaha , mantep banget , seger banget , mana air nya bening ,walau abis hujan juga airnya nggak keruh , dapet tempat mandi dipinggir tebing gitu , weleh tepatnya kayak grean canyon (padahal blum pernah lihat grean canyon yg asli) tapi mantep dah pokoknya , kalo mau masuk air bisa lompat dulu dari tebingnya , byur dan kita kegulung ama air sungainya , buset mantep bener , dang w betah berendam selama 2 jam disana , luntur dech semua daki yg nempel dikulit gw. Pulangnya kita dapat berita baik , bahwa jalan darat sudah bisa ditembus , wal hasil kita menyewa mobil buat ber offroad ria dijalan penuh lumpur didalam hutan sana , bener2 offroad karena lumpurnya tuh ada yg setinggi mesin mobil , untung aja mobilnya 4WD , jadi kalo dah kejerembab di lumpur sopirnya langsung mengfungsikan 4WD itu , dan akhirnya kita sampai dikota sorong dengan wajah mobil yg tak terlihat sama sekali cat mobilnya karena tertutup lumpur semua itu permukaan mobil kita, dijalan tadi juga kita sempat Bantu 3 mobil yg terjerembab di lumpur dengan cara ditarik pake tali tamper , dan hasilnya 2 mobil berhasil kita keluarkan dari lumpur , dan 1 mobil akhirnya kita tinggal karena kita tidak sanggup menarik mobil itu dari kubangan lumpur , sorry ya bos, nginep lagi dihutan ya atau cari kenadaran lain yg mungkin bisa bantu ya , hihihi. Perjalanan selanjutnya menuju titik (03o40’02.1” South 133o45’45.2” East) tepatnya di kota kaimana (26 dec 07) lagi lagi nggak dapet pesawat , maklum dech akhir yg banyak liburnya , jadi pesawat full booking semua, kita hanya bisa mendapatkan tiket kapal laut lagi.tapi kali ini sedikit beruntung karena kita berhasil mendapatkan kamar dikapal ini, seneng nya lagi gw bisa dapet kamar kelas 1 , dari judul kamarnya bisa dibayangkan dan di angankan fasilitas yg diberikan dikamar itu, setelah berlayar walah ternyata yg dibayangkan tidak seindah dengan kenyataan , busyet dah tapi lumayan dari pada harus berpindang ria seperti ke teminabuan kemarin, dikapal ini mantep bener pengalamannya , disini gw lihat banyak orang yg naik kapal tapi nggak beli tiket , wal hasil meraka dihukum dan dipukulin , dan yg nggak nggak nyangka ternyata ada juga yg bawa sabu2 , gobloknya kok ya pake acara ketangkep juga , bego bin bloon khan. Bisanya Bandar ketangkep dikapal kecil gini.bakalan masuk Koran dech besok kalo dah sampe dikota tujuan , Bandar ditangekep dikapal , dan itu bukan gw, ketemu juga kejadian , orang berantem , sesame penumpang nih , hanya karena masalah pandang menadang saja , hue hue hue sok jago semua emang kalo ada dilaut , emangnya laut ini punya moyang loe , sampe akhirnya banyak yg neriakin , buang aja ke laut dech , biar berenang sendiri ke kota , hahaha , ternyata ada juga ya yg tega berpikiran seperti itu. Orang lain berantem , ada juga yg asik tebar pesona sama cewek diatas kapal , dasar playboy2 gadungan nggak bisa lihat cewek nganggur langsung aja ngembat , and ada juga yg cuek disamping orang berantem asik isi TTS , huahahahha , ini kejadian yg buat gw bengong , ada juga pandangan seperti ini di satu frame pandangan mata , dini hari sampai di kaimana , karena lapar kita putuskan buat makan malam pagi itu juga, nggak nyangka yg ditemuin minumnya adalah air es , wal hasil anak ganteng satu ini (cieh, dari mana nemu kata2 ganteng nih) langsung esoknya terkapar tidak berdaya atau kalimat bekennya adalah sakit , bisa sakit emangnya lik , gw baru ngerasaain gimana badan sakit kalo lagi dibutuhkan , memang namanya sakit ya nggak ada yg enak , apalagi disini, didaerah yg sama sekali bukan kawasan biasa ku berdomisili, akhirnya hanya obat alakadarnya yg aq ingat dan aq dapatkan yg aq minum , lumayan bisa buat bertahan hidup , dan hasilnya body gw bisa diajak kompromi selama 4 jam dari jam 00 sampe jam 4 subuh , mau gw ajak kerja , alhamdulillah , walau pagi harinya harus terkapar lagi sampe naik kapal balik kesorong dan sampe disorong tgl 31 sore , malem tahun baru gw lewatin dengan nyewa hotel dipinggir pantai , tapi tetap hanya bisa tidur istirahat karena sakit, tapi nikmat juga kok , walau gak bisa tidur pulas karena pesta kembang api dipantai seberang hotel , awal tahun kembali digemparkan dengan perjalanan yg dramatis (cieh jangan loe gede2in lik) , nggak ding kawan , kali ini gw diajak berpetualang dengan pengalaman baru yaitu berpergian dengan perahu ketinting , berawal cerita seperti ini , biasanya khan kalo gw mau ke daerah yg namanya tangguh tuh gw biasa nebeng wal numpang ama speedboat milik perusahaan ternama daerah ntuh , tapi namanya nasib orang yg mengemis untuk diberi tumpangan khan ada yg kadang beruntung ada yg kadang sama sekali nggak untung udah gitu pake nggerundel mbendol mburine , yah kali ini gw nggak beruntung sama sekali , karena selama 2 hari gw standby dibabo gw tetep aja nggak keangkut ke tangguh , ternyata eh ternyata hasil ngemis gw kali ini gak sukses, disamping speednya dah pada diputus kontrak kerja, ombak besar, ternyata emang pada dok semua perjalanan, dan berhubung gw pejuang sejati ditanah bertuah ini maka gw inisiatif untuk mengakhiri masa pengemisan gw, gw nekat cari kapal nelayan yg bisa disewa buat anter gw ke tangguh ,dengan merogok kocek sebesar 2 jt rupiah hasilnya berhasil berhasil berhasil , dan tau gak kapal apa yg gw dapet , klo orang2 sini sich bilangnya kapal ketinting, kapal kayu punya nelayan yg mesinnya itu sama dengan mesin parut kelapa dipasar2 itu lho , keren khan! Yah yah .. every step has a meaning bro! dan berhasillah petualang gw mengarungi selat demi selat dengan menggunakan kapal ketinting , melawan ombak , udah kayak bajak laut aja gw , bediri dihaluan kapal , bukannya sok keren , tapi buat ngimbangin kapalnya biar gak nyungsep, wakakakak …. Terima kasih allah , gw dapet pengalaman seperti ini , hanya Engkaulah pengatur perjalanan terindah dalam dunia ini.
Fin / end / selesai / rampung / itu sudah
Gak nyangka ada juga orang yg nekat tanyain isi tas gw (penasaran kali ye) karna lihatnya kok besar tas nya segitu terus mungkin , saduran kronologis percakapannya kaya gini : ( untuk orang yg tanya aq kasih nama tukangtakon )
Tukangtakon : “ rul , tas loe berat amat , emang apa isinya? Bom ya , mau memusnahkan peradaban suku mana loe? Gak capek apa panggulnya ? “
Elik : “kagak , cuman baju donk kok!”
Tukangtakon : “lha gak bawa laptop , mau main kemana loe , gak berangkat kerja?”
Elik : “ kagak , adventure kali ini not need lapitop lah pokoknya”
Tukang takon : “ kenapa berat amat ya ? isinya apaan sich ?”
Elik : “rahasia !! “ Tukangtakon : “ gw bongkar lagi ya .. penasaran nih ! …” Ups… ups … jangan bro (dlm hati gw) ..tapi nasib berkata lain , emang nasib punya mulut yak ok berkata? … olrait akhirnya dia berhasil ngebuka tas gw , and ternyata hasil sidak membuktikan bahwa unsur2 dalam tas seorang cak-lik Antara lain :
1. baju 2 stel ( kaos warna gelap , biar kalo kotor gak mencolok , and kemeja kalo terpaksa harus bawa )
2. kaos dalem/kutang 1 biji
3. celana pendek 1 biji
4. celana panjang : berkantung banyak dan bermerk dagang eiger 1 biji
5. CD alias celana dalem , nah kalo ini butuh special agak banyak 3 kolor
6. sarung + sajadah , apapuan keadaannya khan masih butuh sholat , paling nggak kalo urgent sajadahnya bisa dipake alas tidur .
7. selimut dengan merk terkenal yaitu Garuda Indonesia .. he he he , hasil gw ngembat dipesawat , lumayan buat selimutin badan kalo lg tidur di daerah yg tidak terjamah oleh yg namanya hotel/losmen.
8. jas hujan , barang kali aja gw lagi pingin hujan hujanan
9. carger hengpong , dari nokia , O2, sony ericsson , and Samsung
10. senter kepala , biar gw gak takun akan gelap , apalagi kalo kerja malem , biar nyamuk2 kabur … ini senter apa obat nyamuk?
11. topi , merek merpati , eits kalo ini nggak ngembat di pesawat tapi ngerampok manager merpati , habisnya dari pada kepanasan waktu kerja. Makasih ya pak topinya , bagus kok
12. satu map berisi dokumen kerja , data kerja , and buku bacaan , bisa komik (bukan obat batuk) bisa juga novel : kali ini gw bawa ketika cinta bertasbih
13. obat , ada decolgen 2 pak , new diatabs 2 butir , vitamin C 3 butir , minyak kayu putih 1 botol kecil , lumayan lah buat pertolongan pertama pada flu dan mencret
14. alat mandi , seperti sabun , sikat gigi , odol ,sampo , handuk , yah walau dipakenya 3 hari sekali , itupun kalo inget blom mandi
15. terakhir yg nggak terlupakan adalah … “sendok” alat satu ini emang sangat membatu sekali dilapangan , apabila kalo kita lagi ngebungkus makanan , dari pada jijay tangan kotor atau susah cari air buat cuci tangan , ya udah ada senjata pamungkan peninggalan empu buyut “ sendok “
olrait , buat yg mau jadi backpackers beneran , jangan sekali2 mencontoh persiapan saya diatas , karena itu jauh dari kemanusiawian , hehehe … selamat bertravels dengan nyaman dan selamat
Tik … tok …. Akhirnya oret oret lagi gw disini … dah berapa lama gw hilang dari dunia persilatan ini ….. hehehe salah ding dah kelamaan libur … libur lebaran , libur semester , libur agustusan , libur septemberan , libur oktoberan … loh loh … kok malah sedeng (gendeng.red) , tapi beruntung sekali hari ini gw bisa ketik ketak keybord disaat sibuk cari duit, coba kalo nggak sibuk pasti nggak online … ketauan banget kalo gratisan internetnya.
Yah yah … dari
kota urban Jayapura , ntar dulu sejak kapan ya Jayapura jadi
kota urban … iya kalo
Jakarta emang bener
kota urban , Jayapura gitu loch … sapa juga yg dengan senang hati turut ikhlas berhijrah ke Jayapura .. kalau bukan karena terpaksa,
Eniwei …. “ bad day “ hari yg jelas menjadi judul di 21 November 2007 … 22th setelah gw lahir … oek oek , betapa tidak setelah gw bangun tidur dipagi hari yg segar … matahari pun udah nggak canggung mengeluarkan aura kehangatan tanpa bersembunyi dari awan2 kelabu , ditambah pagi2 dibangunin ama 3 HP yg bunyi kayak ompreng jatuh … ribut banget .. tapi heppy karena enyak babe gw lah orang pertama yg ngucapin selamat ulang tahun … dan orang pertama juga yg minta traktiran ke gw , dan pagi2 buta … gw berhasil dipalak , sebelum mandi … rutinitas pagi hari , sholat subuh yg sedikit kesiangan, alias mepet ama matahari nongol
. trus mandi sambil nyabun-in semua badan gw yg semakin montok (ngaku sapa yg sebut gw pertama kali dengan kata2ini , gw khan cuman melar dikit ke samping) tapi kemajuan lah, paling nggak sekali lagi elik mandi pagi2 selain karena keburu2 ngejar pesawat dibandara, dan dengan sadar diri lagi , karena biasanya gw harus di kasih Surat Kerja Mandi dulu baru berangkat mandi , hihihii …. Mantap ! seger dah badan , pakai baju rapi , berangkat kekantor selagi leaklanang dan fafa sedang tidur , bukannya gw rajin berangkat pagi2 tapi karena gw dah janjian ama tukang AC buat service AC ruangan shelter MSC , loe kira janjian ama cewek pagi2 dah mandi … tukang AC bo ! wal hasil dengan semangat ’45 gw berangkat kekantor … eh karena semangat ’45 itu kalik ya .. ditengah jalan gw dihadang oleh segerombolan pengacau (backsound : lagu perjuangan) “gw kena razia polisi” …….. wakakaka , dasar orang gemblung , gw tembus aja tuh polisi , eh gw dikejar ama polisi yg ada diujungnya , dan selanjutnya , kira2 begini percakapannya :
Polisi : pagi mas …
Elik : iyah pak , tapi kalo saya dah kesiangan pak ….
Polisi : (sangar wajahnya .. pake kumis lagi) @%#%&%^* .. bingung kalik ya ..
Elik : ada apa ya pak ?
Polisi :
Surat surat ( singkat , padat , nakutin )
Elik : keluarin SIM sama STNK motor ( untung gw pinter , gw tau maksud tuh silup suratnya SIM STNK bukan
surat cinta, dlm batin gw”emangnya gw pak pos loe tanyain
surat ”
Polisi : loh ini SIM sama STNK apa …
Elik : punya saya pak … asli khan (datar dan lugu banget pokonya waktu itu gw jawabnya…. Bayangin sendiri dech expresinya)
Polisi : iya , maksud saya mas bukan wilayah Papua yach ?
Elik : Ajip … baru sadar gw klo motor yg gw bawa itu motor sewaan kantor dan bukan motor gw sendiri , yg memang motor itu berplat AA (Pemalang) dan bukan DS (Papua) ..mampus gw …
Polisi : gimana ini ada
surat tibanya tidak ?
Elik : (asli gw shock … tapi tetep berusaha tenang donk) maksudnya pak?
Polisi : SIM ini dari JATIM dan STNK dari JATENG , seharusnya ada
surat tibanya di papua biar bisa dipakai dan diketahui bahwa
surat dan kendaraannya legal
Elik : oooo…. Baru tau saya pak , emangnya gitu ya pak ….
Polisi : ya udah sanamenghadap dulu sama komandan saya !
Elik : siap pak !!
Polisi : (kaget sambil senyum senyum)
Elik : kurang ajar banget nih silup , emangnya gw ngelawak kok senyum senyum , atau gw emang jadi mangsanya ya … basahnih …kesalahannya kebanyakan … tilang banyak donk …. Anjrot … sadar dah gw.
Komendan Polisi ( singkat aja KP ya )
KP : kenapa dek?
Elik : anu pak …. Ini nggak ada
surat tibanya
KP : lho kok nggak ada ?
Elik : nggak tau pak kalo butuh
surat seperti itu , kirain nggak ada pak
KP : oo .. perlu itu dek (dan disinilah gw merasa klo gw dianggep masih muda .. dipanggil dek soalnya)
Elik : jadi gimana pak? ….. ditilang?
KP : nggak dech …. Ini SIM saya tahan kamu buat
surat dating dulu dan STNK ini harus ada
surat datangnya juga gimana?
Elik : klo STNK saya tanyakan kepemilik motor dulu ya pak , sy sewa motor ini soalnya ? (angkat hengpong dan mulai wes hewes hewes… ngobrol ngalor ngidul ama yg punya motor) orangnya yg punya mau kesini pak , buat jelasin
surat datangnya
KP : ok saya tunggu ya
Elik : hu uh … ( emangnya bapak mau jemput temen saya )
Singkat cerita pemilik motor datang dan menjelaskan bahwa surat2 nya sedang diproses di samsat dan akan segera dilakukan balik nama, dan sudah dech … STNK nya dibalikin … tapi SIM ku kok dikantongin … ternyata SIM ku ditahan sampe ada surat kedatangannya, dan sukses dech SIM ku menginap dikantor polisi selama 2 hari.
Dah dech … kegelisahan tidak berhenti disitu saja … karena siang harinya badan gw drop … and hanya bisa terkapar di kasur , eits .. angkat hengpong lagi … sms dokter kenalan gw di gesa dulu …. Dapatlah resep yahut … 3 tablet fansidar diminum sekali untal …. Mantap bro … jadinya kaya orang mati sesaat … jantung gw berdetak kenceng banget … bangunnya kayak barusan berenang , badan penuh keringat , malemnya baru dech dapet balackforest and makan ayam goring mbok berek , … bad day at anniversary day …. Not worst .
Dear orang
kota …..
Saat para pencakar langit semakin angkuh merobek langit2 bumi di belakang
sana masih banyak hal yg menarik untuk diperhatikan dan dikejar ceritanya untuk melengkapi kecongkaan gedung elit itu . Petualangan selalu menjadi pelajaran tersendiri untuk melihat kehidupan , yang memang sangat variatif . cuman kenapa ya berpetualang itu kok lebih enak di area “ terbelakang bin primitif “ bisa alamnya ataupun budayanya .
Cuman kita nggak pernah tau khan , justru banyak cerita berawal dari kebiasaan kita sendiri … kalo direnungi ada aja guratan2 kisah dalam setiap detiknya…
Tong pu cerita banyak sampe ( Banyak cerita yg aq punya ) di dunia seputar rambut keriting kulit hitam
disini …
3 tahun bukan waktu yg singkat , dengan beberapa cerita ini mungkin teman2 yg sudah meninggalkan papua akan tetap tersenyum/refresh oleh kenangannya dulu.
Capter 1 …. Mama-mama penjual sayur
Di depan Swalayan Glael … ( swalayan ini berada di jantung kota jayapura … 2nd floor nya dibuka KFC , masih inget waktu buka di th 2005 an itu KFC kalo mau beli harus antri sekitar 3 sampe 4 jam …. Kayak antri sembako atau minyak tanah aja ya …
) . kayaknya karna rame itu mama mama penjual sayur ( panggilan buat penjual sayur asli orang papua ) semua mulai menggelar dagangannya , bukan dipasar , tapi di pinggir jalan raya depan pasar swalayan itu , atau memang tempat sebelumnya yg di ampera udah di gusur ya ( jangan salah coy .. dijayapura juga ada penggusuran , bukan hanya di Jakarta doank tuh gusur menggusur, disini juga dah ngetrend ) . one day aq ama temen2 lain lagi belanja bahan masakan weekend … asline cuman mau buat iseng2an wae disaat sabtu minggu , secara jomblo wal bujang … baik bujang beneran ataupun bujang local , so kegiatan positifnya cuman olah raga ( iki lek tangi pas isuk2 … lek nggak , plaining iki y owes lewat …. Dan ini yg paling disenangi , ikhlas wes lek jadwal yg satu ini terlewatkan , lek wes dilewati , biasanya malemnya sangu stick buat test drive di lapangan golf ) selain olah raga yo tidur , cuci baju , yg paling suka dibuat nimbrung semua bersamaan ya itu acara masak memasak … , jadi secara harus menyiapkan bahan , malemnya tong semua putuskan untuk beberbelanja di mama mama penjual sayur didepan gelael , setiap belanja dimama mama selalu saja kesulitan tawar harga (atau emang nggak suka ditawar memang tuh mama kalo dong lagi jual sayur) … “ ade … ini papaya bagus … ade beli sudah “ … emang kayaknya enak sich kalo abis makan , pencuci mulutnya pake pepaya diperesin jeruk nipis ditaburi gula … hmm lengkap dah iler nya buat nyoba , “ berapa kah mama?” coba Tanya harga doank … walaupun dah tau … paling juga dikasih harga 10 rebu atau 8 rebu … “ah .. ade kasih 8 ribu sudah” …. “ mahal sampe mama, 5 rebu saja e” … “ ah ..ade…. itu manis jadi” … “iyo mama … tapi 5 rebu saja e” … “ambil sudah ade … besok beli lagi e” lek dipikir2 nyapo aq tuku saben dino … aq khan nggak punya burung beo? … seng penting …. Ini saat pertama kali aq berhasil menawar barang dimama mama penjual sayur … makin PD dech nawar di waktu2 lainnya
…. Hingga beberapa minggu kedepan aq terus terusan menggunakan kePD an ku ke mama mama yg lainnya , pernah waktu beli sawi sama kacang panjang “mama , sawi 3 rebu sudah” … “ade ….trabisa, bensin naik jadi” … opo hubungane sawi karo bensin … toh nyuci sawi nggak perlu pake bensin tho ….”ah mama , biasanya juga segitu?” … “ade mau beli kah tawar saja … kalo tawar sana di jawa … bukan disini” … dam , patah PD ku kali ini , suku dibawa bawa kali ini ditransaksi pinggir jalan, nasib .. nasib …
Capter 2 …. Tawaran pake koteka
Baliem Pilamo (Lembah Baliem) magnet utama wisatawan dipapua , … tau ndak tempatnya …. Yes … Wamena …. Kota yg terselubung oleh bukit dan gunung … nggak ada pantai , mungkin kalo anak TK disuruh gambar pantai ama gurunya tuh anak TK timpukin gurunya pake alat gambar kalik ya … secara mereka blum pernah lihat laut dan pantai ,mungkin karena geografisnya tak berpesisir. Waktu kesana sempat diajak jalan2 ama orang ke desa … distrik .. atau apa ya namanya disana … pokoknya kedalam gitu dech buat lihat mumi asli wamena. Sayangnya baktu ntuh nggak bawa kamera , ya maaf kalo nggak ada dokumentasinya , … mumi disana ternyata bukan dibalsem … tapi diasap aja … kayak ikan asin ama ikan asar aja ya … diasap asap . waktu lihat disana .. secara otomatis mata menjelajah semua ekosistem disekitarnya donk , hanya segelintir orang aja yg pake baju, termasuk aq itu …. Yg lainnya hanya pake sangkar burung alami (koteka) , eits .. dapet peragaan gratis waktu itu .. ada seorang lelaki tua sedang ganti kotekanya … hue hue hue … tuh barang (kemaluan pria) dimasukin koteka , trus tetis nya diiket ama benang , hehehehe kok ya cuek cuek aja ya banyak orang gitu … pas lewat dan berdiri disampingku … coba dech diintrogasi … “ bapa … bapa baru ganti koteka kah? “ … “iyo ade” …. “tra kedinginan kah bapa … tra pake baju … apa bapa tra punya baju” …. “Ah ada ade … cuman bapa pu ada pake anak” …. Buset baju dipake rame rame (mek iso mbatin) … “ade pu baju bagus e … boleh minta kah tukar?” … buset mau tukeran baju … ama souvenir kah apa? … “bapa mau kasih sa panah kah tombak?” … “ah tidak … pake koteka tho” …. Astaga … “ah .. sa tra bisa pake bapa” … “nanti sa ajar tho” … pelobi ulung juga kayaknya nih orang … tapi kalo pake koteka … khan … oh tidak ….
“ah tidak sudah beliau, sa tra kuat dingin , sa juga malas pake koteka” … “ ooo… tra bisakah , kalobeli baju seperti itu berapa kah?” … tukune neng jowo aq … neng papua … ndak tau ndelok aq … “sa beli dijawa jadi bapa, sa tra tau dipasar berapa jual” …. Mek koteka ne arepe tak tuku … gak sido wes .. medeni hare … ext pake …
Capter 3 …. Bakar Batu
Bakar batu …. Waktunya pesta pora orang papua ….. buat yg belum tau baker batu … acara ini semacam acara makan bersama yg diadakan dalam rangka penebusan denda perang ataupun pesta pernikahan atau pesta kematian , dan sebagainya …. Pesta bakar batu ini ada 2 cara … cara masyarakat pesisir dengan masyarakat pegunungan …. Bedanya cumancara penataan menu yg dimasak…. Baker batu itu intinya gini … batu dibakar dulu dengan kayu hingga panas betul , sementara itu ditempat yg terpisah telah ditata sayuran , ubi2 an , dan daging (babi) baru nanti batu yg panas itu ditaruh diatasnya untuk panggang semua bahan tadi … anehnya kebanyakan dagingnya (babi) dimasak hanya setengah matang … emangnya enak ya kalo setengah matang? … secara aq nggak pernah makan gitu loch ….kalo dahpesta gini ini .. wuih … semuanya rela nggak kerja keladang untuk pesta berhari2 … soalnya biasanya pesta ini dibagi antara pesta bakar batu laki2 dengan pesta bakar batu wanita … dan mungkin saja dilakukan beberapa kali … terserah kepala suku yg putuskan …. Selesai pesta … makan papeda (sagu yg telah diolah) lagi dech … sangat jauh sekalikenyataan pesta yg bisa menghabiskan uang puluhan juta … dalam beberapa waktu kembali ke tokok menokok kayu sagu untuk kebutuhan makan sehari2 , tidak bekerja dan hanya memakan semua yg telah disediakan oleh alam … sampe teman saya bilang , semua yg bergerak itu pati dimakan ama orang papua … binatang dari yg kecil sampe besar … semua diembat aja, sampe cacing Lumpur tanah , atau ulat sagu juga jadi santapan lezat mereka … saking ngak percayanya pernah coba juga makan ulat sagu …hue hue hue … nggak pengen lagi dech ngulang makan gituan ….gara gara ada pemikiran kalo semua yg bergerak itu dia makan .. jadi sempet berpikiran aq (asumsi orang papua terhadap orang luar lingkungan mereka dengan orang berbudaya metro) mungkin orang jawa melihat orang papua , mereka berpikiran “ oh … orang papua … bisa dijadikan relasi bisnis atau kawan “ tapi kalo orang papua lihat orang jawa , mereka berpikiran “ oh … ada orang … bisa dijadikan lauk makan nih “ … hihihihi … atut ….
Capter yg lain ditunggu ya … itu kalo inget … dankalo mood …kalo nggak ya ganti judul lagi
Malam kesekian di manokwari … sepulang dari wamena ….
Menuju ke bulan ramadhan …. Ya Allah … bukakan lah pintu hidayah Mu selebar2nya … dan tariklah hamba Mu ini masuk kedalamnya dalam kesucian ramadhan nanti … amien
July , …. Kali ini aq tersenyum
sendiri , tulisan ini aq buat didalam kamar C-3045 dikapal Doro Londa ,
padetnya kapal ini membuatku benar2 bingung , inikah angkutan di Indonesia
sebenarnya …. Untuk ke 2 kalinya aq naik kapal PELNI yg bermuatan ratusan ribu
orang ….., kalo sebanyak ini jadi inget waktu mudik dulu aq masih kecil … bukan
naik kapalnya , tapi jumlah orangnya , bujur buneng … nggak sempet ngitung ,
pokoknya mau masuk kapal aja udah sumpek , tidurnya aja sampe ditangga tangga ,
karena banyaknya itu bok …, untungnya aq langsung dapet tempat tidur , walaupun
harus keluarkan kocek 250 rebu untuk satu kasur di kamar ABK , tapi … nggak
papa lah , yg penting aq bisa mengawasi barang bawaanku sambil beristirahat
tenang ,
Perjalanan kali ini kutempuh selama
sekitar 26 jam , ngalami kegiatan monotony g itu2 aja setiap menitnya , mana
keluar sana yg bisa dilihat cuman air doank , mau nyebur takut mati , yah wal
hasil balik lagi ke kabin , kelamaan diatas kepala kapal nggak enak juga euy ,
goyangnya kapal karena ombak terasa lebih … syur gitu diperut …. Takut muntah
aja gw , dr pada malu2 in diri sendiri karena muntah mending balik istirahat di
kamar.
Tapi sesekali tetep muter2
kemana mana , coba survey dadakan dikapal lah , mungkin ada yg menarik dr pada
jenuh didalem kamar , tapi ya sudah bisa ditebak , yg ditemuin lebih banyak
orang item2 dari pada yg bening , beda kali ya kalo kita naik kapal pesiarnya
orang2 eropa , “ walau item kalo dilaut , dan nggak ada pilihan yg lain , lama
kelamaan dilihat bening juga khan “ ini kata orang kapal ….. “ ups , ampun dech
pak , hanya karena naik kapal aja , harus menurunkan margin kadar cakep dari
awewek “ jaman gini gitu loch …. Ntar – ntar …. Kapal ini emang dikit yg cake
papa aq nya aja yg nggak pinter dimana cewek itu bersembunyi , ‘ loch , elik
didalem kapal malah jadi liar gini … ‘ udah kena sindrom pelaut mungkin yach
…..
Tapi yach , aq bilangin capeknya malang ke
Jakarta naik
naik kapal itu loch nggak ada habisnya , aneh banget tauk , kalo yg belom
pernah naik kapal aq kasih tau yach , sama kalo loe dari
truk … blom pernah juga ? … ya udah lah yg pasti lebih menderita dibandingkan
angkutan seribu roda kita (kereta.red) .tapi nggak tau lagi yach kalo misalkan
dilalui oleh 2 sejoli yg dimabuk cinta atau orang yg mau hunny moon , wah asik
juga kayaknya dikapal , makin betah dikamar kayaknya :))
Dah ah , malah ngelantur ke
pikiran yg begituan , yg pasti ini satu lagi pengalaman berdesak2an hanya untuk
mencari angkutan rada murah …. Nasib rakyat jelata lah …
Pak presiden kapasitas kapal
kita masih belum memenuhi safety analyze procedure … kasihan rakyat kecil pak ,
kalo mati tenggelam juga keluarganya nggak mungkin dapet santuanan gede khan
gak kayak pesawat , pak mentri , sidaknya dipersering donk … “kok malah kayak
NGO/LSM peduli transportasi umum gini gw “ ok dech yg sekarang gw harus lakuin
ya just enjoy this trip